Contoh Sub Menu1 Contoh Sub Menu2 Contoh Sub Menu3
Contoh Sub Menu1 Contoh Sub Menu2 Contoh Sub Menu3

Sabtu, 28 Maret 2015

Memeriksa, Menguji & Pembuatan Laporan Hasil Pemeriksaan dan Perbaikan Konektifitas Jaringan pada PC

Tindakan yang dilakukan setelah konfigurasi sistem selesai dapat dilakukan tindakan akhir yakni:
1) Pemeriksaan ulang konfigurasi jaringan
2) Pengujian konektifitas jaringan
3) Pembuatan laporan hasil perbaikan pekerjaan yang telah
dilakukan
Dengan tindakan-tindakan tersebut diatas diharapkan perbaikan konektifitas dapat teruji dan handal sehingga tidak menggangu jaringan yang telah ada. Tindakan-tindakan yang harus dilakukan untuk mengetahui apakah konektifitas yang telah dilakukan berhasil dapat dilakukan dengan cara:

1. Pemeriksaan ulang konfigurasi jaringan Pemeriksaan ulang konektifitas jaringan merupakan tindakan pengecekan ulang kembali dari proses paling awal yakni:
a) Memeriksa pemasangan kartu jaringan (LAN Card) apakah telah terpasang dengan baik atau tidak
b) Memeriksa Pemasangan konektor Kabel pada hub/switch atau konektor lain tidak mengalami short atau open,
c) Pemasangan konektor tidak longgar
d) Setting dan konfigurasi kartu jaringan secara software telah
benar sesuai dengan ketentuan jaringan sebelumnya baik dari instalasi driver kartu jaringan, Konfigurasi IP Address, Subnet mask dan Workgroup yang digunakan.
Apabila semua telah terpasang dengan baik dan benar maka langkah selanjutnya adalah pengujian konektifitas jaringan.

2. Pengujian konektifitas jaringan
Pengujian atau pengetesan jaringan dilakukan untuk mengetahui apakah komputer yang kita konektifitaskan telah berhasil masuk dalam sistem jaringan yang dituju.
Dalam menu network tersebut kita gunakan Fine Computer dimana kita akan melakukan pencarian berdasarkan nama komputer yang ada dalam jaringan saat penentuan identification pada saat penentuan workgroup.
Pada dialog find computer kita mencari berdasarkan nama komputer yang dicari. Hasil pencarian akan ditampilkan berupa daftar komputer yang telah sesuai dengan nama yang kita masukkan.
Cara pengujian hasil koneksi jaringan dapat pula dilakukan dengan cara double klik pada icon Network Neighborhood akan didapatkan daftar nama komputer yang telah masuk dalam jaringan sampai saat pengaksesan tersebut.
Cara lain yang dapat dilakukan untuk mengetahui apakah komputer tersebut telah terhubung dengan jaringan adalah dengan masuk pada windows explorer disana akan memberikan informasi secara lengkap.
Pengujian dapat pula dilakukan dengan menggunakan Ms Dos untuk melihat konfigurasi pada TCP/IP. Pada windows Ms Dos ketikkan C:>IPCONFIG/ALL  (IP Configuration)
IPCONFIG (IP Configuration) memberikan informasi hanya pengalamatan TCP/IP pada konputer tersebut saja. Dari gambar tersebut bahwa komputer tersebut memiliki nomor IP Addres adalah 10.1.1.7 dan Subnet Masknya adalah 255.255.255.0 Untuk informasi yang lebih lengkap dapat juga dilakukan dengan mengetikkan  pada Ms Dos adalah C:> IPCONFIG/ALL|MORE.
Dari tampilan IPCONFIG secara keseluruhan (all) dapat diperoleh informasi bahwa :
a) Host Name (Nama Komputer) adalah Komp_7
b) Diskripsi Kartu jaringannya adalah menggunakan Realtek
RTL8029(AS) jenis Eternet Adapter.
c) Physical Adapter adalah 00-02-44-27-25-73
d) IP Addres adalah 10.1.1.7
e) Subnet Masknya adalah 255.255.255.0
Untuk mendeteksi apakah hubungan komputer dengan jaringan sudah berjalan dengan baik maka dilakukan utilitas ping. Utilitas Ping digunakan untuk mengetahui konektifitas yang terjadi dengan nomor IP address yang kita hubungi.
Perintah ping  untuk IP Address 10.1.1.1, jika kita lihat ada respon pesan Replay from No IP Address 10.1.1.1 berarti IP tersebut memberikan balasan atas perintah ping yang kita berikan. Diperoleh Informasi berapa kapasitas pengiriman dengan waktu berapa lama memberikan tanda bahwa perintah untuk menghubungkan ke  IP Address telah berjalan dengan baik.
Apabila alamat yang dihubungi tidak aktif atau tidak ada maka akan ditampilkan data Request Time Out (IP Address tidak dikenal).
Berarti komputer tersebut tidak dikenal dalam sistem jaringan, atau sedang tidak aktif. Setelah melakukan pengujian pada sistem jaringan setiap komputer telah dapat terhubung dengan baik. Sistem jaringan tersebut dapat digunakan untuk sharing data ataupun printer, modem (Internet) dan sebagainya.
Sharing dimaksudkan untuk membuka jalan untuk komputer client lain mengakses atau menggunakan fasilitas yang kita miliki.
Untuk dapat melakukan sharing data dapat dengan cara masuk ke windows explorer pilih data atau directory yang akan disharingkan kemudian klik kanan  lalu klik sharing.
Dengan sharing sistem jaringan dapat menggunakan 1 unit printer untuk mencetak data dari setiap komputer client sehingga memotong ongkos biaya untuk pembelian printer yang banyak.

Sebagai contoh sebuah komputer telah mensharing drive A, C, D, E, G dan sebuah printer canon berarti komputer tersebut membuka akses untuk setiap komputer dapat melihat, membuka dan menggunakan fasilitas printer yang ia miliki.

Memperbaiki Konektifitas Jaringan pada PC

Perbaikan konektifitas merupakan tindakan untuk memperbaiki atau menghubungkan komputer client dengan komputer jaringan. Tindakan yang dilakukan adalah termasuk pemasangan dan konfigurasi ulang perangkat yang diganti.
Pada pembahasan berikut akan membahas pada perbaikan konektifitas pada jaringan dengan Topologi Bus dan Topologi Star. Hal ini dilakukan untuk lebih memperdalam bahasan sesuai dengan kegiatan belajar yang pertama.
Tindakan perbaikan konektifitas jaringan melalui beberapa tahap yakni:

1) Pemasangan Kartu Jaringan (LAN Card) pada Motherboard
Pemasangan Kartu jaringan pada motherboar disesuaikan dengan kartu jaringan yang dimiliki apakah menggunakan model ISA atau PCI. Kartu jaringan model ISA tidak dapat dipasangkan pada slot PCI dan sebaliknya. Jadi pemasangan kartu jaringan harus sesuai dengan slot ekspansinya. Karena ukuran slot ekspansi yang tidak sama maka mempermudah dalam pemasangan sehingga tidak mungkin tertukar. Pemasangan kartu jaringan dapat dilakukan pada slot manapun selama slot tersebut tidak dipakai oleh komponen lain atau masih kosong. Karena apabila anda memindah komponen yang sudah ada maka saat menghidupkan komputer windows akan mendeteksi ulang pada seluruh komponen sehingga akan melakukan inisialisasi ulang ini terjadi pada windows 98, Windows 2000 dan windows XP.

2) Pemasangan Kabel pada Konektor
§  Pemasangan Kabel Coaxial dan Konektor BNC
Pemasangan Kabel Coaxial dan konektor BNC  harus dilakukan dengan hati-hati jangan sampai terjadi short atau hubung singkat karena dapat menyebabkan kabel yang kita buat membuat sistem jaringan menjadi down. Pengecekan apakah kabel tersebut dalam kondisi yang baik atau tidak putus ditengah juga harus dilakukan karena ini juga sebagai antisipasi supaya tidak terjadi kegagalan konektifitas. Pengecekan dapat dilakukan dengan multimeter pada kedua ujung apakah ada short atau putus tidak. Jika tidak ada maka dapat dilakukan penyambungan Kabel Coaxial pada konektor BNC. Setelah selesai penyambungan Kabel Coaxial pada konektor BNC harus di cek lagi apakah ada short atau putus dalam kabel tersebut dengan menggunkan multimeter.
§  Pemasangan Kabel UTP dan Konektor RJ 45
Pemasangan Kabel UTP dan Konektor RJ 45 untuk jaringan susunan kabel harus dilakukan standarisasi dengan tujuan untuk mempermudah dalam penambahan jaringan baru tanpa harus melihat susunan yang dipakai jika telah menggunakan standarisasi pengurutan kabel UTP ke konektor RJ 45.
Pengkabelan menggunakan Kabel UTP terdapat dua metode yaitu:

a. Kabel Lurus (Straight Cable)
Kabel lurus (Straight Cable) adalah sistem pengkabelan antara ujung satu dengan yang lainnya adalah sama. Kabel lurus (Straight Cable) digunakan untuk menghubungkan antar workstation (Client) dengan Hub/Switch.

b. Kabel Silang (Crossover Cable)
Kabel Silang (Crossover Cable) adalah sistem pengkabelan antara ujung satu dengan yang lainnya saling disilangkan antar pengiriman (Transmiter) data dan penerima (Resiver) data.  Kabel pengiriman data ujung satu akan diterima oleh penerima data pada ujung kedua begitupula sebaliknya penerima data satu merupakan pengirim data ujung kedua. Kabel Silang (Crossover Cable) digunakan untuk menghubungkan Hub/Switch dengan Hub/Switch atau antar dua komputer tanpa menggunakan hub.

3) Pemasangan Konektor pada sistem Jaringan
§  Pemasangan Kabel Coaxial dengan konektor BNC pada Jaringan dengan topologi Bus
Pemasangan Kabel Coaxial dengan konektor BNC pada Jaringan dengan topologi Bus yang menggunakan T-Connector dengan terminator 50 ohm pada ujung jaringan. Topologi bus menggunakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat node-node.
§  Pemasangan Kabel UTP dengan Konektor RJ 45 pada Jaringan dengan Topologi Star
Pemasangan Kabel UTP dengan konektor RJ 45 pada Topologi Star adalah setiap node akan menuju node pusat/ sentral sebagai konselor. Aliran data akan menuju node pusat baru menuju ke node tujuan. Topologi ini banyak digunakan di berbagai tempat karena memudahankan untuk menambah, megurangi atau mendeteksi kerusakan jaringan yang ada.

4) Seting konfigurasi (penginstalan driver kartu jaringan, pemilihan Protocol, Pengisian IP Address, subnet mask dan workgroup.
Apabila secara hardware semua telah terpasang dengan baik maka langkah selanjutnya adalah konfigurasi secara software yang dapat dilakukan dengan cara:

a) Penginstallan Driver Kartu Jaringan (LAN Card)
Penginstalan driver dilakukan apabila kartu jaringan belum terdeteksi dikarenakan tidak suport Plug and Play (PnP). Hal ini disebabkan karena driver dari sistem operasi (98/Me) yang digunakan tidak ada sehingga memerlukan driver bawaan dari kartu jaringan tersebut. Cara yang dapat dilakukan adalah dengan cara:
Klik start pada windows 98/me >> setting >> Control Panel

b) Pemilihan Protocol
Biasanya setelah melakukan instalasi kartu jaringan (LAN Card)  dengan baik secara otomatis akan memasukkan protocol TCP/IP dikotak dialog


 tersebut ( Gambar 21) namun apabila belum maka dapat dilakukan cara-cara berikut:

c) Pengisian IP Address dan Subnetmask
IP Address merupakan alamat komputer yang unik dalam sistem jaringan. Karena dalam sistem jarigan yang dituju adalah IP Address sehingga jika terjadi IP Address yang sama maka kedua komputer cross penggunaan alamat yang sama.
Kelas Alamat IP Address
IP Address dikelompokkan menjadi lima kelas; Kelas A, Kelas B, Kelas C, Kelas D, dan Kelas E. Perbedaan pada tiap kelas tersebut adalah pada ukuran dan jumlahnya. IP Kelas A dipakai oleh sedikijaringan, tetapi jaringan ini memiliki jumlah host yang banyKelas C dipakai untuk banyak jaringan, tetapi jumlah host sedikit, Kelas D dan E tidak banyak digunakan. Setiap alamat IP terdiri dari dua field, yaitu:
§  Field NetId; alamat jaringan logika dari subnet dimana komputer dihubungkan
§  Field HostId; alamat device logical secara khusus digunakan untuk mengenali masing-masing host pada subnet.


d) Pemilihan Workgroup
Pemilihan workgroup untuk menentukan kelompok mana yang kita hubungai. Workgroup dapat juga disebut nama Jaringan yang ada jadi untuk masuk sistem harus menuju ke nama jaringan yang dituju apabila tidak maka juga tidak masuk dalam sistem jaringan tersebut.

Selasa, 24 Maret 2015

cara menyeting routerboard/mikrotik


Alat yang harus anda persiapkan adalah
-          RouterBOARD(Mikrotik)
-           PC/Netbook/dll
-          Kabel Rj-45 (yang sudah terpasang Rj-45)
Pertama. Donload dulu winbox, setelah itu buka winbox tersebut dengan cara sebagai berikut :
1.                   Klik 2x pada file winbox tersebut.
2.                   Setelah muncul tampilan sebagai berikut, klik Run.



3.                   Setelah muncul tampilan MikroTik Winbox Loader, klik (.....) /pada tanda anak panah (untuk memilih koneksi ke routerbord).


4.                   Setelah muncul tampilan seperti berikut, klik MAC Addressnya.




5.                   Setelah itu klik connect, lalu tunggu hingga muncul tampilan winbox seperti di bawah ini.



6.                   Selanjutnya anda tinggal menyeting mikrotik tersebut.

Begitulah cara masuk ke mikrotik, untuk menyeting mikrotik klik link berikut ini. Cara menyeting mikrotik untuk pemula.

Soal Instalasi Jaringan Berbasis Luas

1. Secara umum jaringan komputer terdiri dari dibawah ini, kecuali.....
    a. Local Area Network
    b. Metropolitran Area Network
    c. Wide Area Network
    d. Radio Area Network
    e. Internet

2. Berbagai teknologi Wan ANtara lain dibawah ini, kecuali....
    a. Modem
    b. ISDN
    c. DSL
    d. Frame Relay
    e. Buffer

3. Ada dua jenis router yaitu
    a. Routing langsung dan tidak langsung
    b. Routing cepat dan lambat
    c. Routing searah dan multi arah
    d. Routing sekelas dan tidak sekelas
    e. Routing naik dan turun

4. Antena yang memancar ke segala arah adalah...
    a. Yaggi Super
    b. Omni Directional
    c. Yaggi Drectional
    d. Omni Struktural
    e. Omni struktural

5. Bagian - bagian dari kabe sert optik adalah seperti di bawah ini, kecuali...
    a. Core
    b. Cladding
    c. Buffer
    d. Tracker
    e. Outer Jacket

6. Proxy server yang ppuler saat ini adalah...

    a. Samba

Soal Produktif (Jaringan Nirkabel/Wi-Fi)

1. Istilah lain bagi computer yang tidak terhubung dengan komputer lainnya adalah…
      a. Client terminal
      b. Dumb terminal
      c. Desktop
      d. Jaringan ISPN
      e. Stand alone

2. Berikut yang tidak termasuk manfaat jaringan adalah…
      a. Berbagi informasi & sumber daya
      b. Peningkatan teknologi
      c. Prosesnya terdistribusi
      d. Keteraturan aliran informasi
      e. Integrasi data

3. Gelombang radio dalam pancaran data lebih cenderung bergerak ke segala arah. Apakah maksutnya pemancaran gelombang radio bergrak ke segala arah?
      a. Focus 90° arah pancaran radiasi gelombangnya.
      b. Menyebar 90° arah pancaran radiasi gelombangnya.
      c. Menyebar 180° arah pancaran radiasi gelombangnya.
      d. Menyebar 270° arah pancaran radiasi gelombangnya.
      e. Menyebar 360° arah pancaran radiasi gelombangnya.

4. gelombang apakah yang banyak dimanfaatkan untuk siaran TV, telepon gemgam, WLAN?
      a. Very High Frequency
      b. Ultra High Frequency
      c. Small High Frequency
      d. Ultra Very High Frequency
      e. Ultra Small Frequency

5. Spesifikasi piranti berbasis wifi berdasarkan standar IEEE 802.11 adalah sebagaiberikut, kecuali...
      a. 802.11a
      b. 802.11b
      c. 802.11g
      d. 802.11n
      e. 802.11m

6. Berapakah kecepatan transmisi data spesifikasi 802.11 adalah sebagai berikut, kecuali…
      a. 100 Mb/s
      b. 54 Mb/s
      c. 11 Mb/s
      d.  2 Mb/s
      e. 1 Mb/s

7. Dibawah ini termasuk kelebihan menggunakan WI-Fi, kecuali…
     a. Scability
     b. Flexibility
     c. Mobility
     d. Eficiensi
     e. Frequency

8. Terbagi menjadi berapakah channel-channel pada pengoprasian suatu Wi-Fi?
     a. 5 Channel
     b. 7 Channel
     c. 9 Channel
     d. 11 Channel
     e. 13 Channel

9. Berapakah IP default pada radio Acces Point?
     a. 192.168.1.0
     b. 192.168.1.100
     c. 192.168.1.192
     d. 192.168.1.254
     e. 192.168.1.255

10.Dibawah ini termasuk macam-macam antenna Wi-Fi, kecuali antenna…
     a. Grid
     b. Parabolic
     c. Sektoral
     d. Omni directional

     e. PF

Soal Troubleshooting Jrg. Berbasis WAN

1. untuk mendeteksi apakah hubungan komputer dengan jaringan sudah berjalan dengan baik, utilitas yang digunakan adalah....
    a. Ls
    b. Clear
    c. Man
    d. Tracer
    e. ping
2. Untuk melihat alamat kartu jaringan yang hanya menampilkan alamat IP, Subnet Mask dan Gateway saja pada sistem oprasi windows dalam mode CLI dengan mengunakan perintah....
    a. \>ip config /all
    b. \>ipconfig
    c. \>ipconfig /all
    d. \>ifconfig
    e. \>if config --all
3. (perhatikan soal no.2!) Sedangkan pada sistem oprasi berbasis Unix/Linux adalah...
    a. \>ip config /all
    b. \>ipconfig
    c. \>ipconfig /all
    d. \>ifconfig
    e. \>if config --all
4. Untuk melihat indikasi alamat fisik NEC pada sistem operasi windows dalam mode CLI adalah...
    a. \>ip config /all
    b. \>ipconfig
    c. \>ipconfig /all
    d. \>ifconfig
    e. \>if config --all
5. Kondisi komputer yang jaringan tidak bekerja secara optimal adalah...
    a. down
    b. short
    c. lnggae
    d. open
    e. resistor
6. Apabila suatu peket data bertabrakan dalam pengiriman data dinamakan
    a drop
    b. collision
    c. hop
    d. tree way handshake
    e. short
7. Perangkat yang perlu ditambahkan jika tegangan listrik PLN sering naik turun adalah...
    a. generator
    b. UPS
    c. Accu
    d. Battery
    e. AVR (Automatic Voltage Regulator)
8. Perintah untuk mendapatkan alamat IP secara otomatis dari DHCP server adalah...
    a. \>iconfig /all
    b. \>iconfig
    c. \>iconfig /renew
    d. \>iconfig /release
    e. \>iconfig /flushdns
9. Perintah untuk menunjukkan rute yang dilewati paket untuk mencapai tujuan adalah...
    a. ping
    b. netstat
    c. tracer
    d. nslookup
    e. Router
10. Untuk menguatkan sinyal pada kabel LAN diperlukan alat...
    a. Bridge
    b. Repeater
    c. Gateway
    d. Amplifier
    E. Router

Soal KKPI

1. Perangkat komputer yang berfungsi sebagai pusat pemprosesan data adalah...
    A. Memmory
    b. Hard Disk
    c. CD/DVD-ROM
    d. Power Suply
    e. CPU

2. 1 GB data komputer setara dengan...
    a. 1000
    b. 512
    c. 1012
    d. 1044
    e. 1024

3. Perangkat komputer yang digunakan sebagai penyimpanan data permanen, kecuali....
    a. CD-Drive
    b. Flopp-Drive
    c. Flash Disk
    d. Disket
    e. RAM

4. Proses pengambilan informasi berupa file, data atau pemprogaman yang disediakan oleh situs web dan menyimpannya di dlam computer adalah...
    a. Download
    b. Copy
    c. Link
    d. Cookies
    e. Kirim

5. Tipe file hasil download dari aplikasi acrobat reader adalah...
    a. PDF
    b. PHP
    c. XLS
    d. HTML
    e. DOC
6. Untuk dapat menjelajahi internet kita memerlukan software, yaitu...
    a. Web Browser
    b. MS Excel
    c. WinRar
    d. Anti Virus
    e. MS Word

7. Pada web browser, baris yang kita ketikan alamat internet untuk menuju ke sebuah situs adalah....
    a. Adress Bar
    b. Menu
    c. Tool Bar
    d. Tittel Bar
    e. Status Bar

8. Berikut ini yang merupakan internet browser adalah...
    a. Google.Chroom
    b. MS Word
    c. Acrobat Reader
    d. Avast
    e. MS Excel

9. Software apikasi yang digunakan untuk menguoah lembar kerja (spreadsheet) adalah...
    a. Microsoft Word
    b. Microsoft Excel
    c. Microsoft PowerPoint
    d. Microsoft Acces
    e. Microsoft FonPage

10. Agar hasil yang diketik terlahat rapi, rata kiri kanan diperlukan pengaturan dari naskah tersebut. Pengaturan teks ditengah disebut...
    a. align left
    b. align right
    c. change case
    d. center
    e. justify

Rabu, 18 Maret 2015

Soal sistem komputer

1. Bilangan yang terdiri dari atas 10 angka atau lambang (0,1,2,3,4,5,6,7,8,9) disebut bilangan...
A. Decimal        D. Heksadesimal
B. Oktal             E. Nominal
C. Biner

2. Bilangan biner adalah bilangan yang berbasis...
A. 2 yaitu 0 dan 1       D. 2 yaitu 2 dan 0
B. 2 yaitu 1 dan 2       E. 2 yaitu 2 dan 3
C. 2 yaitu 1 dan 3

3. Bilangan heksadesimal adalah bilangan yang berbasis...
A. 2 dengan symbol bilangan yaitu angka 1 dan 0
B. 8 dengan symbol bilangan yaitu angka 0 s/d 7
C. 10 dengan symbol bilangan yaitu angka 0 s/d 9
D. 16 dengan symbol bilangan yaitu angka 0 s/d 9 dan A,B,C,D,E
E. 16 dengan symbol bilangan yaitu angka 1 s/d 16

4. Bilangan desimal adalah bilangan yang berbasis...
A. 10 dengan symbol bilangan yaitu angka 0 s/d 9
B. 10 dengan symbol bilangan yaitu angka 1 s/d  10
C. 10 dengan symbol bilangan yaitu angka 1 dan 0
D. 16 dengan symbol bilangan yaitu angka 0 s/d 16
E. 16 dengan symbol bilangan yaitu angka 1 s/d 16

5. Konversikan bilangan berikut 172 kedalam bilangan biner...
A. 10101110   D. 10101010
B. 10101101   E. 10100111
C. 10101000

6. Alat yang berfungsi membaca kode yang berbentuk kotak-kotak atau garis-garis tebal vertikal yang kemudian diterjemahkan dalam bentuk angka-angka disebut...
A. Barcode  D. Marmer
B. Canner    E. Printer
C. Timer

7. Satu byte terdiri dari ... bit.
A. 1   D. 8
B. 2   E. 16
C. 4

8. 10101110 adalah bilangan biner, jika dikonversikan menjadi bilangan decimal mempunyai nilai...
A. 174   D. 162
B. 172   E. 192
C. 168

9. Berapakah nilai 125 dalam  decimal jika dikonversikan ke biner...
A. 11110010    D. 11111101
B. 11111111    E. 10101011
C. 11100110

10. Metode pengiriman data digital yang dirubah menjadi data analog kemudian dikirim melalui media transmisi ke alamat tujuan disebut juga...
A. Transmisi gsm               D. Transmisi serial
B. Transmisi baseband       E. Transmisi paralel
C. Transmisi broadband

Jumat, 30 Januari 2015

Definisi Jaringan Komputer

Netwok menurut kamus besar webster dictionary "a system of computers, terminal, and data base connected by a comunication lines. comunication line: line that connect with several and points, take information from one and delivers to other end point(s). Networking: the process computers and excange data".Menurut wahana komputer semarang, jaringan komputer adalah sekelompok komputer otonom yang saling berhubungan antara satu dengan lainnya menggunakan protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi, program

Jumat, 13 Juni 2014

Trouble Shooting Perangkat Input/Output (i/o)

PC yang melewati POST (Power On Self-Test) dianggap secara hardware dan instalasinya baik. Tetapi untuk mengetahui kemampuan dan kinerjanya perlu dilaksanakan tes. Khusus untuk perangkat keras, PC menyediakan saluran Input/Output, diantaranya yaitu:
~ Serial Port yaitu saluran yang menyalurkan data input/output secara serial atau COM.
~ Paralel Port yaitu saluran yang menyalurkan data input/output secara paralel atau LPT.
~ USB Port atau Universal Serial Bus yaitu port serial yang bersifat Universal (umum)
~ Expantion Slot yaitu yang digunakan untuk menancapkan (memasang) Card Peripheral tambahan. Contohnya slot: ISA, EISA, PCI, AGP, PCIexpress (PCIe 1x dan PCIe 16x)
~ Selain itu termasuk juga saluran atau port PS2 untuk mouse dan keyboard, VGA dan lain lain yang terhubung dengan peralatan di luar.
Pada saat POST dilakukan sebenarnya sebagian peralatan I/O  sudah dicek, tetapi untuk lebih mudah dalam memeriksa dan mengenali  permasalahan pada I/O bisa kita lakukan pada saat di dalam sistem operasi dengan cara mencoba fungsi-fungsinya.
I/O bekerja sebagai sebuah perangkat keras yang di kontrol oleh perangkat lunak untuk menyalurkan data data digital. Sehingga baik perangkat keras maupun perangkat lunak akan saling mendukung kerja I/O. Di sini POST akan mencatat dan menguji unit I/O yang terpasang dan sistem operasi akan mengaktifkan fungsi-fungsi I/O tersebut agar dapat digunakan untuk program aplikasi.
Ada gejala yang timbul sebagai tanda adanya masalah pada unit pada I/O sangat beraneka macam, seperti: alat tidak bekerja dengan baik, informasi di layar, kode beep, dan lain-lain.

Selasa, 23 April 2013

Pengertian Sistem Operasi dan contohnya



      System Operasi (Operating Sistem (SO)) adalah seperangkat program yang mengelola sumberdaya perangkat keras komputer, dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak. Tanpa system operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program aplikasi booting.

       Sistem Operasi komputer dibagi menjadi dua; sistem operasi komputer berbasis GUI dan sistem operasi berbasis Teks (CLI).

       Sistem operasi berbasis GUI adalah sistem operasi yang dalam proses instalasinya, user tidak perlu menghafal perintah DOS atau bahasa pemrograman. Karena pada sistem GUI perintah - perintahnya sudah berupa gambar dan simbol. Karena itu kebanyakan dari pengguna komputer menggunakan sistem operasi berbasis GUI.
contoh sistem oprasi komputer berbasis GUI yaitu;
        ~ Linux Redhat
        ~ Windows NT 3.51
        ~ Windows 2000 (NT 5.1)
        ~ Windows Server 2003
        ~ Windows XP
        ~ Microsoft MS - NET
        ~ Microsoft LAN Manager
        ~ Novel Netware, dll.

Sistem Operasi berbasis Texs adalah Sistem Operasi yang proses instalasinya, user masih harus menghafal sintax - sintax atau perintah DOS yang digunakan untuk menjalankan sistem oprasi tersebut.
contoh sistem operasi berbasis Texs adalah;
       ~ Linux Debian
       ~ Linux Suse
       ~ Sun Solaris
       ~ Linux Mandrake
       ~ Knoppix
       ~ Mac OS
       ~ Unix
       ~ Windows NT
       ~ Windows 2000 Server
       ~ Windows 3000 Server, dll.

Senin, 01 April 2013

Permasalahan Conekting Jaringan LAN dan Solusinya

Permasalahan Conekting Jaringan LAN dan Solusinya

Ada banyak jenis masalah jaringan yang dapat menyebabkan gangguan pada sebuah komputer, gangguan jaringan local, sampai gangguan pada koneksi jaringan global.

1. Masalah jaringan karena kegagalan kabel jaringan
Yang ini merupakan masalah jaringan yang umum kita temui akibat putusnya kabel jaringan yang bisa mempengaruhi kinerja sebuah komputer dalam jaringan karena putusnya kabel patch anda karena digigit tikus; masalah jaringan yang berdampak pada satu blok gedung karena putusnya kabel antar switch (uplink cable); atau bahkan berdampak pada sebagian besar komputer dalam jaringan lan anda karena kegagalan backbone cable.

2. Masalah jaringan karena kegagalan piranti jaringan
Skala gangguan akibat dari kegagalan piranti jaringan juga bisa bervariasi, dari hanya sebuah komputer karena kegagalan NIC – lan card; beberapa komputer karena kegagalan switch; atau bahkan berskala luas karena kegagalan pada switch central yang menghubungkan jaringan server. Untuk kegagalan lan card di salah satu komputer bisa diganti dengan network card cadangan anda.

3. Masalah jaringan karena kegagalan system
Kegagalan system bisa saja karena ada masalah dengan DHCP server anda sehingga clients tidak menerima IP address. Atau bisa saja karena ada masalah dengan system Directory Services anda sehingga clients tidak bisa logon ke jaringan.Atau bisa saja karena ada masalah dengan register nama pada system DNS anda.

4. Masalah jaringan karena ledakan virus
Jenis ini juga merupakan masalah jaringan yang bukan karena kegagalan infrastruktur jaringan fisik, akan tetapi system jaringan anda akan kebanjiran traffic dari pengaruh virus yang menyerang system server dan menulari ke semua komputer dalam jaringan anda. Kinerja dari system jaringan anda akan menjadi sangat pelan sekali bahkan boleh dibilang ambruk. Apa yang bisa anda lakukan dengan serangan virus ini adalah menerapkan best practice security policy, pertahanan system anda harus kebal sekali.

5. Masalah Koneksi putus-putus
Penyebab : Kualitas Jaringan telepon menurun, suara telepon kemrosok atau ada dengung
Solusi : - Cek perkabelan rumah (dari KTB sampai Modem)
- Jika masih coba lapor ke kantor TELKOM terdekat

6. Masalah Koneksi Lambat
Penyebab : Banyaknya PC yang disharing.
Aktifitas Client-client PC yang Download atau Upload Malware (Virus, Trojan, Spyware) yang menghabiskan Bandwidth anda Kondisi PC yang Memang Lambat
Solusi : Gunakan Bandwidth management Gunakan antivirus atau anti Spyware

7. Masalahnya terdapat pada Network Connection, dimana nomer IP, Gateway dllnya nge-blank, padahal sudah di setting manual, Status jaringan connected dan masih bisa mengakses data jaringan via IPX/SPX/NetBIOS, tapi nomer IP nya tidak dapat maka akses internet tetap mati.
Solusi :
Error 1068: The dependency service or group failed to start. DHCP Client Service pada Windows XP tergantung pada tiga komponen berikut: * AFD * NetBios over Tcpip * TCP/IP Protocol Driver Jika salah satu dari driver diatas gagal jalan, maka DHCP Client Service akan gagal jalan / not start.
Langkah I - Pastikan bahwa ketiga file driver diatas ada pada tempatnya Buka Windows Explorer arahkan ke folder %Windir%\System32\Drivers. Pastikan file-file dibawah ini ada di folder tersebut: * afd.sys * tcpip.sys * netbt.sys
Jika satu atau beberapa dari file-file diatas hilang \ tidak ada, extrakkan dari Windows XP CD-ROM atau dari folder ServicePackFiles\i386. ---> Yang saya lakukan adalah mengkopikan dari komputer lain yang Windows XP-nya masih OK.
Langkah II - Direstart Simple TCP/IP dah jalan normal dan sambungan internet.

8. Masalah Koneksi lambat
Solusi: Menambah Kecepatan Koneksi Internet Menambah kecepatan akses internet sangat diinginkan para pengguna internet. Ada banyak cara digunakan untuk menambah kecepatan akses koneksi internet, dari cara simpel menonaktifkan loading gambar pada browser hingga penggunaan software tertentu.

Sabtu, 16 Maret 2013

Beberapa Daftar Kode Blue Screen dan Solusinya

Blue screen of death (BSOD, Bahasa Inggris: Layar Biru Kematian), atau kadang disebut "layar biru" (bluescreen) saja adalah istilah populer untuk layar yang ditampilkan Microsoft Windows ketika mengalami kesalahan sistem (atau disebut stop error oleh Microsoft. Ada beberapa hal yang menyebabkan munculnya BSOD ini. Diantaranya driver peralatan yang tidak bagus, kesalahan memori, registry yang rusak atau penggunaan file DLL yang tidak cocok. Berbagai bentuk BSOD terdapat pada seluruh sistem operasi Windows sejak Windows 3.1. BSOD merupakan pengganti black screen of death (layar hitam kematian) yang muncul pada OS/2 dan MS-DOS. Dalam versi awal dari Windows Vista juga terdapat red screen of death atau layar merah kematian, yang digunakan pada kesalahan boot loader.

Daftar Kode Blue Screen dan Solusinya
 ~  Attempted Write To Read only Memory (stop code 0X000000BE)
Biasanya masalah ini disebabkan adanya kesalahan pada driver atau service. Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver). Dan cari driver yang sesuai dengan Operating System-nya.

~ Bad Pool Caller (stop code 0X000000C2)
Penyebab masalah ini mirip dengan masalah “Attempted Write To Readonly Memory,” di atas. Selain itu error ini juga dapat disebabkan oleh hardware yang rusak/cacat. Apabila masalah ini muncul ketika sedang melakukan upgrade Windows, itu dapat disebabkan adanya hardware yang tidak kompatibel dengan Windows. Coba lepas hardware yang bermasalah atau cari driver yang sesuai untuk Windwos-nya.

~ Data Bus Error (stop code 0X0000002E)
Masalah ini biasanya disebabkan karena ada kerusakan/cacat pada hardware, biasanya adalah memory. Selain cacat pada memory bisa juga karena kerusakan motherboard, harddisk, ganti hardwarenya.

~ Driver IRQL Not Less Or Equal (stop code 0X000000D1)
Disebabkan drivers mengakses hardware address yang tidak sesuai. Bisa juga disebabkan karena masalah seperti pada “Attempted Write To Readonly Memory,” di atas. Lihat masalah “Attempted Write To Readonly Memory" di atas.

~ Driver Power State Failure (stop code 0X0000009F)
Disebabkan tidak cocok/kompatibel antara “computer’s power management” dengan driver atau services yang berjalan. Biasa terjadi pada saat komputer melakukan “hibernasi”. Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver). Atau coba men-disable “Windows’ support for power management”.

~ Driver Unloaded Without Cancelling Pending Operations (stop code 0X000000CE)
Penyebab masalah ini mirip dengan masalah “Attempted Write To Readonly Memory,” di atas. Lihat masalah “Attempted Write To Readonly Memory" di atas.

~ Hardware Interrupt Storm (stop code 0X000000F2)
Masalah timbul ketika suatu hardware (USB atau SCSI controller) gagal untuk “melepas” sebuah IRQ. Kegagalan tersebut biasanya disebabkan karena masalah pada driver. Selain itu masalah ini juga dapat timbul karena adanya dua perangkat menggunakan IRQ yang sama.

 ~ Inaccessible Boot Device (stop code 0X0000007B)
Biasanya masalah ini timbul pada saat startup Windows apabila Windows tidak dapat membaca data mengenai system boot partition. Bisa juga disebabkan karena harddisk yang error, file boot.ini yang cacat (corrupted). Bila tidak ada masalah pada disk drive, partisi dan file boot.ini (ketika dua Operating System terinstall) coba cek settingan booting pada BIOS. Apabila masalah ini munculketika sedang melakukan upgrade Windows, itu dapat disebabkan adanya hardware yang tidak kompatibel dengan Windows. Coba lepas hardware yang bermasalah atau cari driver yang sesuai untuk Windwos-nya.

~ Kernel Data Inpage Error (stop code 0X0000007A)
Masalah timbul pada virtual memory, biasanya karena windows tidak dapat membaca atau menulis data ke swap file. Kemungkinan penyebab antara lain bad sectors, virus, memory yang cacat, atau bahkan kerusakan motherboard.

~ Kernel Stack Inpage Error (stop code 0X00000077)
Penyebab mirip dengan masalah “Kernel Data Inpage Error,” di atas.

~ Kmode Exception Not Handled (stop code 0X0000001E)
Biasanya masalah ini disebabkan adanya kesalahan pada driver atau service, konfilk IRQ. Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver). Masalah ini juga dapat disebabkan karena kurangnya space pada disk pada saat melakukan instalasi.


~ Driver Used Excessive Ptes (stop code 0X000000D)
Lihat pada masalah “No More System PTEs,” di bawah.

~ No More System PTEs (stop code 0X0000003F)
Masalah muncul karena Windows kekurangan Page Table Entries (PTEs). PTEs digunakan untuk melakukan mapping RAM. Dimana mapping ini dilakukan oleh Virtual Memory Manager (VMM). Masalah ini juga dapat muncul ketika anda menggunakan beberapa monitor sekaligus.
Apabila error tersebut sering muncul, coba untuk menambah alokasi untuk PTEs pada Windows dengan cara sebagai berikut:I
•Buka Registry Editor.
•Lihat pada: HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory Management
•Double-click pada PagedPoolSize , masukkan value-nya 0 , klik OK.
•Kemudian double-click pada SystemPages. Jika menggunakan beberapa monitor sekaligus masukkan valuenya 36000. Selain itu masukkan valuenya 40000 jika RAM sebesar 128MB atau kurang. Jika RAM 128MB atau lebih masukkan valuenya 110000.
•Setelah selesai, klik OK, tutup Registry Editor dan restart komputernya. when you’re done. The change will take effect when you restart Windows.


~ NTFS File System (stop code 0X00000024)
Error disebabkan adanya masalah yang dilaporkan oleh Ntfs.sys (driver yang berfungsi untuk membaca dan menulis NTFS). Jika masih menggunakan file system FAT 32, error message yang timbul akan mirip (stop code 0X00000023). Masalah ini bisa diatasi dengan mengganti hardisk anda.
~ Page Fault In Nonpaged Area (stop code 0X00000050)
Penyebab masalah ini mirip dengan masalah “Attempted Write To Readonly Memory,” di atas.

~ Status Image Checksum Mismatch (stop code 0Xc0000221)
Kemungkinan penyebab error ini adalah kerusakan pada swap file, atau driver yang corrupted.
Solusi 1 : Anda dapat menggunakan Driver Rollback atau System Restore dari safe mode, untuk mengembalikan driver sebelumnya. Anda juga dapat menggunakan Windows XP Professional pemulihan fitur seperti Konfigurasi Baik Terakhir yang Diketahui pilihan startup, Cadangan, atau Automated System Recovery untuk mengembalikan konfigurasi bekerja sebelumnya. Setelah mengembalikan dari media backup, anda mungkin perlu mengajukan permohonan kembali service pack atau hotfix, tergantung pada saat backup dilakukan.
Solusi 2 : Jika pesan Stop nama file tertentu, cobalah menggantinya secara manual dengan salinan dari Windows XP Professional sistem operasi CD dengan mode aman atau Recovery Console. Untuk sistem yang menggunakan FAT16 atau sistem file FAT32, Anda memiliki pilihan untuk menggunakan Windows 98 atau Windows Millennium Edition Emergency Boot Disk untuk mengakses hard disk.
Jika file asli dari CD sistem operasi memiliki nama file yang berakhir dengan tanda garis bawah (_) karakter, Anda tidak dapat menggunakan file sampai terkompresi. Konsol Pemulihan's Salin perintah ini sangat ideal untuk menyalin file terkompresi karena mendeteksi dan memperluas mereka. Jika Anda tidak menentukan nama file tujuan, Anda harus mengubah nama file diperluas dengan ekstensi yang benar sebelum menggunakannya. Dari safe mode atau Recovery Console, Anda dapat menggunakan perintah Expand uncompress dan menyalin file ke lokasi tujuan. Dalam Recovery Console, file yang diperluas diberi nama yang benar setelah disalin ke lokasi tujuan. Untuk informasi lebih lanjut tentang Expand Menyalin atau perintah, lihat Windows XP Help and Support Centre.


~ Status System Process Terminated (stop code 0Xc000021A)
Disebabkan adanya masalah pada Winlogon.exe atau pada Client Server Runtime Subsystem (CSRSS). Bisa juga disebabkan karena suatu user dengan level administrator merubah permission suatu file-file penting pada sistem Windows.

~ Unexpected Kernel Mode Trap (stop code 0X0000007F)
Umumnya error ini disebabkan karena memory yang cacat, kerusakan motherboard atau temperatur prossesor yang tinggi (biasanya terjadi karena overclocking).

~ Unmountable Boot Volume (stop code 0X000000ED)
Disebabkan karena Windows tidak bisa “mount” boot volume. Lihat juga pada bagian “Inaccessible Boot Device”.

~ Unable To Locate Dll (stop code 0 x00000135)
Biasanya disebabkan oleh sebuah file yang telah hilang atau rusak, atau kesalahan registri.
Solusi : Jika dokumen tersebut hilang atau rusak, biasanya blue screen akan menampilkan informasi nam file yang berkaitan, anda dapat mencari computer network atau dokumen lain yang sesuai, dan meng-copynya ke folder Sistem SYSTEM32 subfolder. Jika blue screen tidak menunjukkan nama file, kemungkinan kerusakan berada pada registry, gunakan System Restore.

~ Thread Stuck In Device Driver (stop code x000000EA)
Biasanya disebabkan oleh video card (VGA) atau disebabkan oleh driver-nya.
Solusi: Install driver terbaru untuk video card anda, jika tidak, anda perlu mengganti VGA untuk checking jika kegagalan masih terjadi.

 ~ Bad Pool Caller (stop code 0 x000000C2)
Kesalahan driver berusaha untuk memasuki operasi memori. Biasanya driver atau software yang disebabkan oleh BUG.
Solusi : Cabut RAM, tukarkan/pindah-pindahkan slot-nya.

~ Video Driver Init Failure (stop code 0 x000000B4)
Penghentian informasi yang seharusnya tidak memulai Windows karena berbasis grafis, sehingga tidak dapat masuk ke graphical interface. Masalah biasanya terletak pada kartu grafis, atau ada konflik dengan hardware grafis (parallel or serial port).
Solusi : Masuk ke Safe Mode lihat apakah masalah teratasi, jika teratasi, silahkan meng-upgrade driver graphi card terbaru, jika masih gagal, kemungkinan disebabkan oleh kartu grafis dan port paralel, buka "System Properties" di hardware -> Device Manager, double-klik LPT1 port untuk menghubungkan untuk print item tersebut, dalam "resource tab" hilangkan/unselect "use automatic configuration", kemudian "input I / O range "of" 03BC "to" 0378".

~ ACPI BIOS Error (stop code 0 x000000A5)
Biasanya karena BIOS motherboard tidak mendukung/tidak support spesifikasi ACPI.
Solusi : Jika tidak ada file BIOS yang sesuai, maka dapat meng-instal-nya melalui CD Windows 2K/XP, ketika muncul "press F6 if you need to install a third-party SCSI or RAID driver" tekan tombol F7, jadi Windows akan secara otomatis mencegah instalasi ACPI HAL, dan instalasi PC Standar.

~ Machine Check Exception (stop code 0 x0000009C)
Biasanya disebabkan oleh hardware. Pada umumnya terjadi karena masalah overclocking atau hardware (memori, CPU, bus, power supply).
Solusi : Jika overclocking, frekuensi CPU asli 请降 (Qing Xiang) akan memeriksa hardware.

~ Kernel Mode Exception Not Handled (stop code 0 x0000008E)
Kesalahan pada kernel level aplikasi, tetapi Windows tidak menangkap kesalahan prosesor. Biasanya kesalahan kompatibilitas hardware.
Solusi : Upgrade ke driver terbaru atau meng-upgrade BIOS.

~ NMI Hardware Failure (stop code 0 x00000080)
Biasanya disebabkan oleh hardware. (Sepertinya ada kesalahan lblue screen dan hardware bond)
Solusi : Jika Anda baru saja memasang hardware baru, copot hardware-nya, ganti slot dan kemudian coba install driver terbaru, jika masalah muncul stelah update suatu driver, silakan kembalikan versi asli sebelumnya, untuk memeriksa apakah ada pencemaran di Goldfinger memori dan kerusakan, pemindaian virus, jalankan "chkdsk / r" untuk memeriksa dan memperbaiki kesalahan disk, memeriksa semua hardware add-in card. Jika masih gagal, hubungi perusahaan perbaikan komputer profesional dan minta bantuan.

~ System Thread Exception Not Handled(stop code 0 x0000007E)
Kesalahan system process, tetapi Windows tidak dapat menangkap kesalahan prosesor. Banyak penyebabnya, termasuk: kompatibilitas hardware, ada masalah system driver atau system service, atau beberapa software.
Solusi : Harap gunakan "Event Viewer" untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dari akar penyebab kesalahan yang ditemukan.

~ Registry Error (stop code 0 x00000051)
Deskripsi stop code, kesalahan system configuration manager atau kesalahan manajer karena hard disk itu sendiri memiliki kerusakan fisik atau file system, sehingga di dalam register file membaca input / output erorr.
Solusi : Gunakan "chkdsk / r" untuk memeriksa dan memperbaiki kesalahan disk.

~ FTDISK Internal Error (stop code 0 x00000058)
Kegagalan karena kesalahan driver utama
Solusi : Pertama coba restart komputer untuk melihat apakah dapat menyelesaikan masalah, Jika tidak, coba "Last Known Good Configuration" untuk menyelesaikan.

~ Critical Service Failed (stop code 0 x0000005E)
Awal yang sangat penting untuk mengidentifikasi sistem yang disebabkan.
Solusi : Jika Anda baru saja memasang hardware baru, copot hardware-nya, lalu buka Internet untuk memeriksa daftar apakah hardware itu kompatibel dengan Windows 2K/XP, dan kemudian restart komputer Anda, jika blue screen muncul, gunakan "Last Known Good Configuration" ,jika gagal, dianjurkan untuk memperbaiki atau re-install.

~ Session3 Initialization Failed (stop code 0 x0000006F)
Error ini biasanya muncul pada Windows startup, biasanya muncul pertanyaan driver atau kerusakan yang timbul dari sistem file.
Solusi : Direkomendasikan bahwa penggunaan CD instalasi Windows untuk memperbaiki instalasi system.

~ Process Has Locked Pages(stop code 0 x00000076)
Biasanya karena driver pada penyelesaian input / output.
Solusi : 
- Langkah pertama: Klik Start -> Run: regedt32, cari [HKLM \ SYSTEM \ Currentcontrol Set \ control \ session manager \ memory management], double-byte value di sisi kanan "TrackLockedPages", nilai 1.
- Langkah Kedua: Jika blue screen lagi, maka pesan kesalahan akan menjadi: STOP: 0x0000000CB (0xY, 0xY, 0xY, 0xY) DRIVER_LEFT_LOCKED_PAGES_IN_PROCESS salah satu dari keempat "0xY" akan muncul nama driver yang menjadi masalah, repair atau uninstall driver yang muncul.
- Langkah ketiga: Untuk masuk ke registri, hapus "TrackLockedPages" yang sudah ditambahkan tadi.
Multiple IRP Complete Request (stop code 0 x00000044) Biasanya disebabkan oleh driver perangkat hardware.
Solusi : Uninstall driver yang baru diinstal.

~ RDR File System (stop code 0 x00000027)
Penyebab kesalahan ini sulit untuk dinilai, tetapi "out of Windows memory management problem" kemungkinan akan menyebabkan munculnya stop code ini.
Solusi : Jika hal itu disebabkan karena memory management, meningkatkan/upgrade memori (RAM) akan memecahkan masalah.

~ 0x0000004E - PFN_LIST_CORRUPT
Mungkin RAM-nya cacat/rusak. Check suhu system, bisa disebabkan oleh system overheating. Gunakan RAM Tester untuk menguji RAM-nya cacat atau tidak, kalau masih garansi RMA saja, bisa diuji dengan mengganti RAM, atau mencopot salah satu RAM. Problem ini juga biasanya muncul karena ada bug driver, BIOS atau problem pada hardware. Detail teknisnya yaitu daftar Page Frame Number (PFN) corrupt, khususnya disebabkan dengan melewati daftar deskriptor memori yang buruk. Setelah Stop Code akan terdapat 4 nilai heksa: {Parameter 1, Parameter 2, Parameter 3, Parameter 4}.

Parameter 1 menjelaskan tipe violation (Parameter lainnya tergantung tipe komputer)
0x00000001 Head daftar corrupt
0x00000002 daftar masukan corrupt
0x00000007 Driver telah meng-unlock sebuah halaman tertentu lebih banyak dari yang di-lock-nya.
0x0000008F halaman bebas atau kosong dari list head corrupt
0x00000099 Page Table Entry (PTE) atau PFN corrupt
0x0000009A driver mencoba membersihkan page yang masih terkunci untuk IO.

Solusi Lain :
* Pastikan semua RAM (Jika lebih dari satu) tipe speed-nya sama. Beberapa motherboard tidak support jika speed RAM-nya berbeda.
* Jika problem ini muncul setelah menambahkan RAM, coba copot RAM yang baru ditambahkan.
* Check RAM-nya dah kenceng atau belum, pastikan sudah "klop" di socket-nya.
* Pastikan motherboard support RAM.
* Jika masalah masih ada, kemungkinan masalahnya disebabkan oleh memory pada video card, coba grafik card lain.

Gunakan fitur "Last Known Good Configuration"
1. Reboot computer.
2. F8 ketika akan masuk operating system loading screen.
3. Pilih opsi Last Known Good Configuration.
Tambahan :
Jika problem ini muncul setelah meng-install software baru, uninstall software-nya. Update semua driver, BIOS, Graphic Card, Motherboard, Operating System, dll.

BSOD codes for overclocking
BSOD Codes for i7 x58 chipset
0x101 = increase vcore
0x124 = increase/decrease QPI/VTT first, if not increase/decrease vcore...have to test to see which one it is
0x0A = unstable RAM/IMC, increase QPI first, if that doesn't work increase vcore
0x1A = Memory management error. It usually means a bad stick of Ram. Test with Memtest or whatever you prefer. Try raising your Ram voltage
0x1E = increase vcore
0x3B = increase vcore
0x3D = increase vcore
0xD1 = QPI/VTT, increase/decrease as necessary, can also be unstable Ram, raise Ram voltage
0x9C = QPI/VTT most likely, but increasing vcore has helped in some instances
0x50 = RAM timings/Frequency or uncore multi unstable, increase RAM voltage or adjust QPI/VTT, or lower uncore if you're higher than 2x
0x109 = Not enough or too Much memory voltage
0x116 = Low IOH (NB) voltage, GPU issue (most common when running multi-GPU/overclocking GPU)
0x7E = Corrupted OS file, possibly from overclocking. Run sfc /scannow and chkdsk /r.

BSOD Codes for SandyBridge
0x124 = add/remove vcore or QPI/VTT voltage (usually Vcore, once it was QPI/VTT)
0x101 = add more vcore
0x50 = RAM timings/Frequency add DDR3 voltage or add QPI/VTT
0x1E = add more vcore
0x3B = add more vcore
0xD1 = add QPI/VTT voltage
“0x9C = QPI/VTT most likely, but increasing vcore has helped in some instances”
0X109 = add DDR3 voltage
0x0A = add QPI/VTT voltage

Solusi Tambahan : 
1.a.Startup dengan menggunakan Last Known Good Configuration untuk membatalkan perubahan registri terbaru dan driver.
b.Gunakan System Restore untuk membatalkan perubahan sistem
c.Roll Back device driver ke versi a anda sebelum meng-update driver

2.Scan komputer Anda untuk virus. Beberapa virus dapat menyebabkan kesalahan STOP, terutama yang menginfeksi master boot record (MBR) atau boot sector.

3 .Verifikasi bahwa jumlah minimum ruang kosong tersedia pada partisi Windows Anda. HENTIKAN pesan dan masalah serius lainnya, seperti korupsi data dapat terjadi jika tidak ada cukup ruang bebas pada partisi utama Anda digunakan untuk sistem operasi Windows.

*Catatan:
 Microsoft menganjurkan agar Anda mempertahankan setidaknya 100MB ruang gratis tapi saya rutin melihat masalah dengan ruang bebas yang rendah. Saya biasanya menyarankan pengguna Windows untuk menyimpan setidaknya 15% dari kapasitas drive gratis di setiap saat.

4. Update driver untuk hardware anda. Pesan BERHENTI Kebanyakan perangkat keras dan driver driver sehingga update terkait bisa memperbaiki penyebab kesalahan STOP.

5. Periksa Sistem dan log Aplikasi di Event Viewer (Vista / XP) untuk kesalahan atau peringatan yang mungkin memberikan petunjuk lebih lanjut tentang penyebab kesalahan STOP.

6. Kembali pengaturan hardware untuk default di Device Manager. Kecuali anda memiliki alasan tertentu untuk melakukannya, sumber daya sistem yang sepotong individu hardware dikonfigurasi untuk digunakan dalam Device Manager harus di set ke default. Non-default setting hardware telah diketahui menyebabkan kesalahan STOP.

7. Kembali pengaturan BIOS untuk tingkat standar mereka. Sebuah BIOS overclock atau terkonfigurasi dapat menyebabkan semua jenis masalah acak, termasuk kesalahan STOP.

*Catatan: Jika Anda telah membuat beberapa kustomisasi pengaturan BIOS (overcloking) dan tidak ingin beban yang default maka setidaknya mencoba kembali clock speed, pengaturan tegangan, dan pilihan memori BIOS ke pengaturan default mereka dan melihat apakah yang perbaikan kesalahan STOP .

8.Pastikan semua kabel internal, kartu, dan komponen lainnya yang telah terinstal dan duduk dengan benar. Hardware yang tidak tegas di tempat dapat menyebabkan kesalahan STOP jadi coba reseating tes berikut dan kemudian untuk STOP pesan lagi:

Pasang kembali semua data internal dan kabel listrik
Pasang kembali modul memori/RAM
Pasang kembali semua kartu ekspansi/expansion cards

9.Lakukan tes diagnostik pada semua perangkat keras anda dapat menguji. Ini sangat mungkin bahwa akar penyebab dari setiap kesalahan STOP diberikan adalah bagian dari perangkat keras gagal:

Uji memori sistem Anda
Test drive hard disk Anda
Jika tes gagal, ganti memori atau mengganti hard drive sesegera mungkin.